Tuhan...aku tau engkau punya rencana lain dibalik semua ini. kau abaikan perasaan yg pernah aku punya untuknya, tapi begitu saja cinta tak pernah hadir kembali dalam hidupku.||"
Aku tau engkau tak pernah lelah mencari sesuatu yang ingin kau cari, tapi bagai mana dengan aku? "Aku jg pernah mencoba bertahan dengan semua rasa ini, tapi entah kenapa diri ini masih saja tetap inginkan dia berada disikiku. (Andai saja kau sadari itu?)
Rian, itu sebutanku pada dirinya, wajah yg mungkin cukup menarik yg bisa mengikat hait wanita bila sudah mengenalnya, sosok yg sederhana dan juga sopan.
Ia telah mencuri hatiku ketika aku menginginkan orang lain berada dihatiku, tapi entah kenapa Dia yg malah jadi bagian yg terindah dalam hidupku kini.
Sempat ku tanya ini pada tuhan...dalam setiap sujud dan memohon do'a tak terlepas doa yg selalu kupinta yaitu apabila engkau mengijinkanku untuk bahagia bersamanya tolong jangan pisahkan kita dalam setiap relung waku, aku memohon untuk yg terbaik dalam hidup ini, entah dengan dia ataupun orang lain.
Rasa ini selalu tetap bertahan ketika Rian sudah mengganggapku sebagai kekasihnya, kadang aku merasa paling bangga bisa bersama dia, tapi itu wajar setiap pasangan selalu membanggakan hal itu.
Rian kerap kali paling bisa membuatku tersenyum..apa aku bahagia??? "ya tentu jasa "ucapku perlahan"
Apa Dia juga bahagia bersamaku....? "perlahan nafasku terhenti"
kenapa aku selalu gak yakin kalu memang dia bahagia bersamaku, tapi disisi lain aku juga tak tau sesungguhnya dia bahagia atau tidak? apa mungkin Dia tulus mencintaiku tanpa syarat, yang bisa menerima kekurangan dan kelebihanku...?
aku berharap Dia seperti itu, berharap lebih dari apa yang aku harapkan kini.
Andai semua dapat terulang semasa kita bersama dalam satu ikatan cinta yang pernah aku rasakan bersama kekasih'qu dulu, tapi waktu berkata lain, kini sosok Rian yg telah menggantikan kekasihku seblumnya.
Memang tak ada perbedaan dengan cintaku yg sebelumnya, hanya saja orang yang kini ada disampingku berbeda dengan yg dulu.
Kamis, 16 Februari 2012
Rabu, 15 Februari 2012
"TAK SEINDAH CINTA YANG DULU"
Pagi yang sejuk dengan sebuah harapan bahwa hari esok dan seterusnya ku menemukan oarang yg tepat berada dihatiku, "ucapku lirih
pada dentingan embun yg aku rasakan pagi hari itu.
Aku nengawali hari ini untuk tersenyum, aku harap kesedihanku yg talah laul tak pernah menghampiriku lagi bersama orang yang tak
seharusnya aku pilih.
"Pagi itu aku segera merapihkan seluruh isi kamarku yang super berantakan, setiap sudut kurapihkan semua apa yang ada dilantai atau
tempat tidurku. " Tiba-tiba mataku menoleh kearah kakiku, nampaknya aku mengijak sesuatu diujuk telapak kakiku itu. Ternyata
Selembar kertas berukuran kecil yang terlihat kucal. Saat itu pula aku melihat foto Dani yg aku injak tadi, "Ternyata semalam tadi aku
sempat menangisinya untuk yg terakhir kalinya, semua kenangan dari Dani aku lempar dan foto Dani pun hampir aku sobek.
"Nampaknya aku baru ingat setelah semalam tadi aku tertidur lelap sesudah menangis, kakiku mengarah kearah kaca, dengan keadaan
bangun tidur, mataku mengarahkanku untuk bercermin melihat apa yang telah semalam aku lakukan..? "Nampaknya mata ini telah berlinang
Air mata semalaman tadi, kelopak mataku pun terlihat membesar... "Rasanya aku pantas menangisi Dani" Loh kenapa??? "Ucapku".
Rasanya hati ini sudah rapuh, sehingga tak pernah ada orang yang menyayangiku dengan tulus, secerca harapku telah lenyap menghilang
tak tau kenapa harapanku itu musnah perlahan.
"Kenapa harus aku yg kecewa??? tuhan...tolong aku, aku ingin bahgia bersama orang yang ku cinta. apa aku salah tuhan???? "Sedikit
amarahku saat itu.
"Ku rasa semua orang pantas bahagia dengan apa yg dia punya, kenapa tidak dengan aku??? "Bahkan teman-temanku sering kali
memamerkan kebahgian itu kepadaku".
Mereka pantas bahagia, karna mereka saling menyayangi satu sama lain. "Tapi itu bukan aku"
Selalu saja aku merasa iri dengan teman-temanku itu. Aku ingin juga seperti mereka yang bisa bertahan sampai sekarang dengan
pasangannya. "Lupakanlah Sil, kamu adalah kamu. mereka adalah mereka, garis kehidupan orang itu berbeda, jadilah diri seniri itu yang
lebih baik". Gumamny dalam hati.
Sesaat setelah ia mandi menyegarkan tubuhnya, berdiri ia di depan cermin di samping pintu kamarnya yang setengah membuka. Ia menatap
wajahnya, berusaha menciptakan senyum sebagai tanda semangat untuk memulai harinya.
“Semangat,..!! kau tak boleh jatuh terpuruk seperti ini, Sisil! Masih banyak waktu yang dapat kau isi agar hidup ini lebih bermakna”.
Berbicara sendiri ia di depan cermin sambil menyentuh bayangan wajahnya.
“Hari ini, besok ataupun lusa kau harus tetap semangat mengahadi hari-hari tanpa Dani ! Jangan kecewakan hatimu”.
Yakinlah hari esok aku menemukan orang yang lebih Dani.
"Satu-satunya orang selalu care dan perhatian terhadap apa yang saat ini aku rasakan ialah Sahabat, mereka selalu ada saat aku
terpuruk, bahkan mereka selalu memberi masukan yang samat lebih baik dari pilihanku sendiri.
Rara, Mega, Dan Reva, mereka adalah sahabatku semasa kecil. bahkan kami pun saling mengetahui karakter masing-masing. Mereka yang
selalu setia menemaniku suka dan duka. mereka pulalah teman terbaiku. "Bahkan aku tak tau bagaimana menanggung beban sendiri kalau
saja tanpa mereka." itulah gunanya sahabat, mereka sangat menyayangiku bahkan aku juga menyayangi mereka.
"Dulu saat aku dekat dengan Dani, mereka memang tak mengetahuinya, bahkan aku tak sedikit pun cerita tentang kedekatanku dengan Dani, aku hanya takut mereka melarangku karna mereka belum mengenal Dani.
"aku saja yang awal mengenal dani belum tau siapa Dia sebenarnya, aku hanya dengar dari teman-temannya saja yang mencirikan Dani itu orang yang baik. "Bahkan sempat saat awal kenalan, dia meyapaku dengan sopan dan baik.
Justru saat itulah aku merasa tertarik padanya, Pria yang sopan dan baik adalah salah satu kriteriaku, Wajah yang cukup tampan kulitnya yangterlihat agak putih, tapi gak putih-putih amat sich...ya bisa dibilang sedang-sedang saja. "Gambaranku pada sosok Dani"
"aku saja yang awal mengenal dani belum tau siapa Dia sebenarnya, aku hanya dengar dari teman-temannya saja yang mencirikan Dani itu
orang yang baik. "Bahkan sempat saat awal kenalan, dia meyapaku dengan sopan dan baik.
Justru saat itulah aku merasa tertarik padanya, Pria yang sopan dan baik adalah salah satu kriteriaku, Wajah yang cukup tampan
kulitnya yang terlihat agak putih, tapi gak putih-putih amat sich...ya bisa dibilang sedang-sedang saja. "Gambaranku pada sosok Dani"
Pertama kali aku mengenal Dani saat itulah awal PDKT dengan dia, kerap kali dia selalu menanyakan kabarku lewat pesan singkat yg iya
kirim lewat ponselnya, perhatianpun ia tunjukan kepadaku, bahkan melebihi perhatian sebagai seorang teman yang baru saja saling kenal.
"Hatiku pun berkata lain tentang hal ini, sesekali aku selalu bertanya pada diriku sendiri "Apa maksud perhatian yang Dani berikan
kepaku itu"? Ucapku sambil menghelakan nafas.
Perlahan aku baru menyadarinya kenapa pria yang perhatian melebihin teman, ya bisa dibilang juga mungkin dy care sama kita, atau punya
perasaan lebih dari teman? "Ucapku dalam hati".
"Selepas itu aku sadar aku tak perlu berharap lebih dengannya, toh belum tentu Dani juga punya perasaan terhadapku, "lupakan
Sil,,jangan geer sendiri, malah nanti bisa gigit jari. Biarkan waktu yang menjawab semuanya. "Ucapku.
"Setelah pendekatan kami mulai diketahui oleh sahabatku, saat Reva meminjam ponselku saat itulah Reva mengetahui ada nama Dani di ponselku, ia pun menanyakan Dani itu siapa Sil..?" Ucap Reva.
Dengan ragu-ragu aku pun memberitahukannya pada Reva.
"Ohh, Dani itu......Katanya menggantu menandakan Sisil Ragu memberitahukannya kepada Reva.
Lalu ia dengan lancang, Dani itu temen gw Va. knp,loe kenal? "Ucapku sedikit lantang.
Lah, gue baru aja denger Dani dari loe, gw gak kenal ko, Cie..cie...Temen apa Pacar????? "Ucap Reva.
Temenlah, Pacar dari mana gue?? Gw baru kenal ko sama dy minggu-minggu kemaren, ko Loe gak cerita sih Sil? "Kata Reva dengan sedikit kesel..
Maafin gw Va, gw baru cerita sekarang. Takutnya loe gak setuju ajh kalau gue punya kenalan yang blom loe kenal sama temen-temen lainnya. "Ucapku dengan nada rendah.
Nyantai aja kali Sil, gw selalu dukung ko siapa ajh bertemen sama loe, asal lo bisa jaga diri ajh dan jangan mudah percaya sama orng yang baru kenal. "Nasehat Reva.
Va, makasih yah loe selalu care sama gw, iya deh gw bakal jaga diri dan gak seharusnya percaya sama omongan yang baru gw kenal. "Guramku pada Reva.
Setelah Reva mengetahui kedekatanku dengan Dani, Rasanya hati ini menajdi lega karna mereka sahabat yang baik selalu mendukungku dekat dengan pria siapa saja, selama pria itu baik.."Ucapku bangga mempunyai teman sepeti mereka".
hari-hari telah berlalu, waktupun semankin menujukan kenap perhatian Dani samapai saat ini masih ia berikan kepadaku.
Malam ini aku tak punya rencana kemana-mana, walaupun malam ini malam mingu. Tapi aku tiadak punya pacar jadi aku menghabisakan Satnite bersama keluargaku saja dirumah.
"Andai aku punya pacar, pasti aku tidak pernah kesepian saat malam minggu itu tiba. Tapi aku mencoba menghibur diri sendiri dengan mendengarkan lagu favoritku saja.
"Tiba-tiba Nada dering ponselku bunyi, segera aku mengambil ponsel yang kutaro dimeja kamarku. "Nampaknya ada yang smz padaku, terlihat 1 Message dari Dani.
from: Dani
"Sil, kamu sedang apa?
apa aku boleh malam ini kerumahmu??
heeemmm....nampaknya Dani malam ini ingin kerumahku, tak lama aku membalas smz dia.
"Lagi dirumah ajh Dan, tentu saja boleh.
ditunggu yah.
Send : Dani
tak lama sekitar setengah jam dari Dani smz tadi, ia terlihat sudah berada didepan rumahku, Ia pun lalu masuk dan mencari kedua orang tuaku.
"Sngatlah pria yg sopan. "Ucapku senang.
Kedua orang tuaku pun melihat Sosok pria yang mengucapkan salam itu, lalu Dani menghampiri ibu dan bapakku, ia Mengetuk pintu rumahku, sesudah ibuku membukakan pintu, Dani pun langsung dipersilahkan masuk. sambil basa basi menanyakan Sisilnya ada bu? "Ucap Dani.
" Ada ko, nanti tante panggilin yah, kamu siapa? "Ucap ibuku dengan Ramah'.
Saya Dani tante, temannya Sisil. "Ucap dani.
Yasudah nanti tante panggilkan Sisil dulu, silahkan duduk.
Setelah ibuku memanggilku, aku pun lalu menghmpiri Dani, Rasanya seperti oarang yang mau kencan bareng pacar yang kegirangan saat ia datang. "Namun itu hanya perasaanku saja."
Tapi ternyata Dani kerumahku untuk mengajakku jalan keluar, "Yaampun...apa bener ya? apa ini cuma mimpi? "Ucapku Tak percaya.
sesudah aku meminta izin keluar, dan orang tuaku pun mengizinkannya. kami pun melangkah bersama denga rasa bahagia bisa merasakan moment sperti ini.
"Dani memengang tanganku dan mengajaku untuk berboncengan dengan dia, "Sungguh rasanya sperti melayang tinggi bersama burung yang indah"
Ia menggandeng tanganku kan mengucapkan sesuatu yang tak kuduga.
Sil, bolehkah malam ini aku membuatmu tersenyum?? "Sunggu Romatis yang Dani ucapka itu"
Tentu saja Dan, aku ingin selalu tersenyum bersama orang bisa membuatku tersenyum yaitu kamu. "Ucapku sedikit senum-senyum sendiri.
Dalam perjalanan, suasana angin malam menyusuk kedalam dada ini, rasanya angin mewakilkan perasaanku yang lagi seneng.
Dani menggenggam tanganku untuk memeluknya saat mengendarai motor yang aku bonceng itu.
"suasana yang romantis, rasanya aku ingin merasakan ini setiap ada orang yang aku mulai suka. "Ucap sisil dalam hati.
Nampaknya detakan jantungku mulai tersa saat berada disisi Dani, begitu nyaman dan bahagia saat aku bersamanya...
"Tuhan..Apa yang aku rasakan?? Apa aku lagi berasa disebelah orang yang aku cari selama ini..? "Gumamanku dalam hati kecil".
Dani memang benar-benar selalu memberikan kejutan kepadaku, Ia mengajakku ketempat yang indah.
Disebuah taman yang sangat romantis ia mengajaku ketempat itu, entah apakan i ni sungguh nayata ataukan hanya ilusiku saja.?
pada dentingan embun yg aku rasakan pagi hari itu.
Aku nengawali hari ini untuk tersenyum, aku harap kesedihanku yg talah laul tak pernah menghampiriku lagi bersama orang yang tak
seharusnya aku pilih.
"Pagi itu aku segera merapihkan seluruh isi kamarku yang super berantakan, setiap sudut kurapihkan semua apa yang ada dilantai atau
tempat tidurku. " Tiba-tiba mataku menoleh kearah kakiku, nampaknya aku mengijak sesuatu diujuk telapak kakiku itu. Ternyata
Selembar kertas berukuran kecil yang terlihat kucal. Saat itu pula aku melihat foto Dani yg aku injak tadi, "Ternyata semalam tadi aku
sempat menangisinya untuk yg terakhir kalinya, semua kenangan dari Dani aku lempar dan foto Dani pun hampir aku sobek.
"Nampaknya aku baru ingat setelah semalam tadi aku tertidur lelap sesudah menangis, kakiku mengarah kearah kaca, dengan keadaan
bangun tidur, mataku mengarahkanku untuk bercermin melihat apa yang telah semalam aku lakukan..? "Nampaknya mata ini telah berlinang
Air mata semalaman tadi, kelopak mataku pun terlihat membesar... "Rasanya aku pantas menangisi Dani" Loh kenapa??? "Ucapku".
Rasanya hati ini sudah rapuh, sehingga tak pernah ada orang yang menyayangiku dengan tulus, secerca harapku telah lenyap menghilang
tak tau kenapa harapanku itu musnah perlahan.
"Kenapa harus aku yg kecewa??? tuhan...tolong aku, aku ingin bahgia bersama orang yang ku cinta. apa aku salah tuhan???? "Sedikit
amarahku saat itu.
"Ku rasa semua orang pantas bahagia dengan apa yg dia punya, kenapa tidak dengan aku??? "Bahkan teman-temanku sering kali
memamerkan kebahgian itu kepadaku".
Mereka pantas bahagia, karna mereka saling menyayangi satu sama lain. "Tapi itu bukan aku"
Selalu saja aku merasa iri dengan teman-temanku itu. Aku ingin juga seperti mereka yang bisa bertahan sampai sekarang dengan
pasangannya. "Lupakanlah Sil, kamu adalah kamu. mereka adalah mereka, garis kehidupan orang itu berbeda, jadilah diri seniri itu yang
lebih baik". Gumamny dalam hati.
Sesaat setelah ia mandi menyegarkan tubuhnya, berdiri ia di depan cermin di samping pintu kamarnya yang setengah membuka. Ia menatap
wajahnya, berusaha menciptakan senyum sebagai tanda semangat untuk memulai harinya.
“Semangat,..!! kau tak boleh jatuh terpuruk seperti ini, Sisil! Masih banyak waktu yang dapat kau isi agar hidup ini lebih bermakna”.
Berbicara sendiri ia di depan cermin sambil menyentuh bayangan wajahnya.
“Hari ini, besok ataupun lusa kau harus tetap semangat mengahadi hari-hari tanpa Dani ! Jangan kecewakan hatimu”.
Yakinlah hari esok aku menemukan orang yang lebih Dani.
"Satu-satunya orang selalu care dan perhatian terhadap apa yang saat ini aku rasakan ialah Sahabat, mereka selalu ada saat aku
terpuruk, bahkan mereka selalu memberi masukan yang samat lebih baik dari pilihanku sendiri.
Rara, Mega, Dan Reva, mereka adalah sahabatku semasa kecil. bahkan kami pun saling mengetahui karakter masing-masing. Mereka yang
selalu setia menemaniku suka dan duka. mereka pulalah teman terbaiku. "Bahkan aku tak tau bagaimana menanggung beban sendiri kalau
saja tanpa mereka." itulah gunanya sahabat, mereka sangat menyayangiku bahkan aku juga menyayangi mereka.
"Dulu saat aku dekat dengan Dani, mereka memang tak mengetahuinya, bahkan aku tak sedikit pun cerita tentang kedekatanku dengan Dani, aku hanya takut mereka melarangku karna mereka belum mengenal Dani.
"aku saja yang awal mengenal dani belum tau siapa Dia sebenarnya, aku hanya dengar dari teman-temannya saja yang mencirikan Dani itu orang yang baik. "Bahkan sempat saat awal kenalan, dia meyapaku dengan sopan dan baik.
Justru saat itulah aku merasa tertarik padanya, Pria yang sopan dan baik adalah salah satu kriteriaku, Wajah yang cukup tampan kulitnya yangterlihat agak putih, tapi gak putih-putih amat sich...ya bisa dibilang sedang-sedang saja. "Gambaranku pada sosok Dani"
"aku saja yang awal mengenal dani belum tau siapa Dia sebenarnya, aku hanya dengar dari teman-temannya saja yang mencirikan Dani itu
orang yang baik. "Bahkan sempat saat awal kenalan, dia meyapaku dengan sopan dan baik.
Justru saat itulah aku merasa tertarik padanya, Pria yang sopan dan baik adalah salah satu kriteriaku, Wajah yang cukup tampan
kulitnya yang terlihat agak putih, tapi gak putih-putih amat sich...ya bisa dibilang sedang-sedang saja. "Gambaranku pada sosok Dani"
Pertama kali aku mengenal Dani saat itulah awal PDKT dengan dia, kerap kali dia selalu menanyakan kabarku lewat pesan singkat yg iya
kirim lewat ponselnya, perhatianpun ia tunjukan kepadaku, bahkan melebihi perhatian sebagai seorang teman yang baru saja saling kenal.
"Hatiku pun berkata lain tentang hal ini, sesekali aku selalu bertanya pada diriku sendiri "Apa maksud perhatian yang Dani berikan
kepaku itu"? Ucapku sambil menghelakan nafas.
Perlahan aku baru menyadarinya kenapa pria yang perhatian melebihin teman, ya bisa dibilang juga mungkin dy care sama kita, atau punya
perasaan lebih dari teman? "Ucapku dalam hati".
"Selepas itu aku sadar aku tak perlu berharap lebih dengannya, toh belum tentu Dani juga punya perasaan terhadapku, "lupakan
Sil,,jangan geer sendiri, malah nanti bisa gigit jari. Biarkan waktu yang menjawab semuanya. "Ucapku.
"Setelah pendekatan kami mulai diketahui oleh sahabatku, saat Reva meminjam ponselku saat itulah Reva mengetahui ada nama Dani di ponselku, ia pun menanyakan Dani itu siapa Sil..?" Ucap Reva.
Dengan ragu-ragu aku pun memberitahukannya pada Reva.
"Ohh, Dani itu......Katanya menggantu menandakan Sisil Ragu memberitahukannya kepada Reva.
Lalu ia dengan lancang, Dani itu temen gw Va. knp,loe kenal? "Ucapku sedikit lantang.
Lah, gue baru aja denger Dani dari loe, gw gak kenal ko, Cie..cie...Temen apa Pacar????? "Ucap Reva.
Temenlah, Pacar dari mana gue?? Gw baru kenal ko sama dy minggu-minggu kemaren, ko Loe gak cerita sih Sil? "Kata Reva dengan sedikit kesel..
Maafin gw Va, gw baru cerita sekarang. Takutnya loe gak setuju ajh kalau gue punya kenalan yang blom loe kenal sama temen-temen lainnya. "Ucapku dengan nada rendah.
Nyantai aja kali Sil, gw selalu dukung ko siapa ajh bertemen sama loe, asal lo bisa jaga diri ajh dan jangan mudah percaya sama orng yang baru kenal. "Nasehat Reva.
Va, makasih yah loe selalu care sama gw, iya deh gw bakal jaga diri dan gak seharusnya percaya sama omongan yang baru gw kenal. "Guramku pada Reva.
Setelah Reva mengetahui kedekatanku dengan Dani, Rasanya hati ini menajdi lega karna mereka sahabat yang baik selalu mendukungku dekat dengan pria siapa saja, selama pria itu baik.."Ucapku bangga mempunyai teman sepeti mereka".
hari-hari telah berlalu, waktupun semankin menujukan kenap perhatian Dani samapai saat ini masih ia berikan kepadaku.
Malam ini aku tak punya rencana kemana-mana, walaupun malam ini malam mingu. Tapi aku tiadak punya pacar jadi aku menghabisakan Satnite bersama keluargaku saja dirumah.
"Andai aku punya pacar, pasti aku tidak pernah kesepian saat malam minggu itu tiba. Tapi aku mencoba menghibur diri sendiri dengan mendengarkan lagu favoritku saja.
"Tiba-tiba Nada dering ponselku bunyi, segera aku mengambil ponsel yang kutaro dimeja kamarku. "Nampaknya ada yang smz padaku, terlihat 1 Message dari Dani.
from: Dani
"Sil, kamu sedang apa?
apa aku boleh malam ini kerumahmu??
heeemmm....nampaknya Dani malam ini ingin kerumahku, tak lama aku membalas smz dia.
"Lagi dirumah ajh Dan, tentu saja boleh.
ditunggu yah.
Send : Dani
tak lama sekitar setengah jam dari Dani smz tadi, ia terlihat sudah berada didepan rumahku, Ia pun lalu masuk dan mencari kedua orang tuaku.
"Sngatlah pria yg sopan. "Ucapku senang.
Kedua orang tuaku pun melihat Sosok pria yang mengucapkan salam itu, lalu Dani menghampiri ibu dan bapakku, ia Mengetuk pintu rumahku, sesudah ibuku membukakan pintu, Dani pun langsung dipersilahkan masuk. sambil basa basi menanyakan Sisilnya ada bu? "Ucap Dani.
" Ada ko, nanti tante panggilin yah, kamu siapa? "Ucap ibuku dengan Ramah'.
Saya Dani tante, temannya Sisil. "Ucap dani.
Yasudah nanti tante panggilkan Sisil dulu, silahkan duduk.
Setelah ibuku memanggilku, aku pun lalu menghmpiri Dani, Rasanya seperti oarang yang mau kencan bareng pacar yang kegirangan saat ia datang. "Namun itu hanya perasaanku saja."
Tapi ternyata Dani kerumahku untuk mengajakku jalan keluar, "Yaampun...apa bener ya? apa ini cuma mimpi? "Ucapku Tak percaya.
sesudah aku meminta izin keluar, dan orang tuaku pun mengizinkannya. kami pun melangkah bersama denga rasa bahagia bisa merasakan moment sperti ini.
"Dani memengang tanganku dan mengajaku untuk berboncengan dengan dia, "Sungguh rasanya sperti melayang tinggi bersama burung yang indah"
Ia menggandeng tanganku kan mengucapkan sesuatu yang tak kuduga.
Sil, bolehkah malam ini aku membuatmu tersenyum?? "Sunggu Romatis yang Dani ucapka itu"
Tentu saja Dan, aku ingin selalu tersenyum bersama orang bisa membuatku tersenyum yaitu kamu. "Ucapku sedikit senum-senyum sendiri.
Dalam perjalanan, suasana angin malam menyusuk kedalam dada ini, rasanya angin mewakilkan perasaanku yang lagi seneng.
Dani menggenggam tanganku untuk memeluknya saat mengendarai motor yang aku bonceng itu.
"suasana yang romantis, rasanya aku ingin merasakan ini setiap ada orang yang aku mulai suka. "Ucap sisil dalam hati.
Nampaknya detakan jantungku mulai tersa saat berada disisi Dani, begitu nyaman dan bahagia saat aku bersamanya...
"Tuhan..Apa yang aku rasakan?? Apa aku lagi berasa disebelah orang yang aku cari selama ini..? "Gumamanku dalam hati kecil".
Dani memang benar-benar selalu memberikan kejutan kepadaku, Ia mengajakku ketempat yang indah.
Disebuah taman yang sangat romantis ia mengajaku ketempat itu, entah apakan i ni sungguh nayata ataukan hanya ilusiku saja.?
Senin, 19 Desember 2011
Jumat, 28 Oktober 2011
*About Lee Seung Gi
Lee Seung Gi
- Name: 이승기 / Lee Seung Ki (Lee Seung Gi)
- Profession: Singer, actor, MC
- Birthdate: 1987-Jan-13
- Birthplace: Korea
- Height: 182cm
- Weight: 70kg
- Talent Agency: Hook Entertainment
- Star sign: Capricorn
*About Lee Seung Gi
Lee
Seung-gi is a young male vocalist who made his debut in 2004 as a high school
student. Being tall and handsome, his voice color is contrary to his soft
looks. Lee Seung-gi has a low and powerful tone of voice that appeals to many
pop music lovers. Lee is an active student at school. He served as the student
president in his second year in Sangkye High School. He first started music in
high school by joining the school band as the leading vocalist. While
performing with his band in a small theater in Daehagno, Lee was scouted by Lee
Sun-hee, former singer in the late 1980’s and ‘90s. After two years of hard
training, Lee Seung-gi first appeared on the stages with the song entitled
"You’re My Woman." The song and lyrics were written Psy. Lee Seung-gi
has expanded his career to acting, appearing in a series of television sitcom.
Aktor dan penyanyi
Korea Lee Seung-gi ini memang makin tajir. Dalam acara penghargaan bergengsi di
Korea, yaitu BaekSang Arts Awards, Lee Seung-gi terpilih sebagai
pemenang penghargaan aktor terpopuler pada kategori televisi dan film di Korea
berdasarkan polling oleh acara tersebut. Ia terpilih dengan 53,42% suara.
Tidak hanya itu, Lee Seung-gi juga dinominasikan dalam dua kategori yaitu aktor pendatang baru televisi dan variety show. Dengan rating pemirsa tinggi yang mencapai 70% untuk drama Brilliant Legacy di Korea tahun 2009 berkat akting apik Lee Seung-gi dan juga penampilannya dalam acara variety show KBS 2Days 1Night, maka tidak heran banyak orang ingin melihat apakah sang aktor akan mendapatkan penghargaan dalam BaekSang Arts Awards itu.
Sementara peraih piala aktris terpopuler BaekSang ini adalah aktris dan personel girlband SNSD, YoonA. Ia terpilih dengan 31,7% suara berkat penampilannya dalam drama Cinderella Man. Sedangkan posisi kedua diraih aktris cantik Yoon Eun-hye dari drama My Fair Lady. Ternyata pemeran Eun-sung dalam Brilliant Legacy, Han Hyo-joo mendapatkan posisi ketiga.
Tidak hanya itu, Lee Seung-gi juga dinominasikan dalam dua kategori yaitu aktor pendatang baru televisi dan variety show. Dengan rating pemirsa tinggi yang mencapai 70% untuk drama Brilliant Legacy di Korea tahun 2009 berkat akting apik Lee Seung-gi dan juga penampilannya dalam acara variety show KBS 2Days 1Night, maka tidak heran banyak orang ingin melihat apakah sang aktor akan mendapatkan penghargaan dalam BaekSang Arts Awards itu.
Sementara peraih piala aktris terpopuler BaekSang ini adalah aktris dan personel girlband SNSD, YoonA. Ia terpilih dengan 31,7% suara berkat penampilannya dalam drama Cinderella Man. Sedangkan posisi kedua diraih aktris cantik Yoon Eun-hye dari drama My Fair Lady. Ternyata pemeran Eun-sung dalam Brilliant Legacy, Han Hyo-joo mendapatkan posisi ketiga.
Sabtu, 15 Oktober 2011
" Semoga kau bahagia bersama kekasihmu "
Aku rela melupakan dia demi kebahagiaannya. " ucapku lirih pada dentingan hujan yang menemani aku malam ini"
suara hujan yang beigtu indah, namun suasana hatiku tak seindah suara hujan itu.
Dikha, mengapa kau tak ada disini menemaniku...? apa kau tak peduli padaku..
"sempat ku berpikir sperti itu. Entah kenapa perasaan ini selalu saja tiba-tiba mengingatkaku pada dirinya.
Mungkin aku terlalu merindukanmu..itu yang aku rasa.
"Aku teringat saat pertama kali mengenal Dhika, tanpa sengaja ataukah mungkin sudah takdir...? "Entahlah"
tiba-tiba saja aku begitu akrab dengan sosok dika yg supel...ya, mungkin bisa dibilang nyaman.
Mungkin sederhana kataku menggambarkan sosok dirimu.Aku tak mau mendambakanmu melebihi batas perasaanku, karna rasa sakit hati itu pasti akan muncul suatu saat kelak nanti apabila kau hancurkan perasaan ini yang mudah terluka.
kau pernah menjadi miliku, tapi itu dulu. Dulu saat aku memendam rasa untukmu.
Namun kini, aku hanya sebatas masalalumu yang mungkin kau lupakan.
" Pertemuan itu begitu singkat" , Namun Dhika mampu membuatku bahagia berada disinya.
Dn terlalu naif bila kini aku harus menyesal karena mengenalnya. Karena dia aku dapat merasakan hal terindah, walaupun hanya sekejap.
"Seharusnya aku tak pernah hadir didalam kehidupamu. Bila akhirnya luka ini yang kurasa.
Andai saja kusadari dari awal, andai saja ku lebih mengerti ucapan sahabatku, andai saja aku tidak jatuh hati pada Dhika, Dhika dan Dhika. Orang yang kucintai dan selalu ada dalam hatiku walau hati ini terasa perih, kudapat mengerti tak ada gunanya kubertahan di sisimu, karena ternyata kau lebih menginginkan Rara mengisi hari-harimu. Aku di sini yang begitu tulus mencintaimu dan aku yang selalu berusaha ntuk mengerti dirimu kan selalu menanti dan menata hati lagi hingga bayanganmu pergi hingga tak ada lagi luka kurasa, hingga tak ada lagi kecewa yang terasa.
" Pernah kau menghilang dari hari-hariku, namun kau kembali memberiku harapan yang tak pasti, kau coba buat diriku jatuh cinta padamu lagi. Setelah kau mencoba menyakitiku. "Aku rasa itu berhasil saat aku mampu melupakanmu setelah kepergianmu. Setelah sekian lama aku tak jumpa dengan Dhika mampu membuatku lupa akan dirimu...tetapi bayangannya yg selalu menghampiriku disetiap mimpiku.
" Setahun sudah aku lalui hari-hariku tanpamu, pernah aku mencoba membuka hatiku kepada orang lain. Namun, hatiku tak mampu bertahan atas dirimu yang tak lagi denganku. "Hatiku selalu saja tertutup rapat untuk membuka lembaran baru dan menerima sosok orang lain memilikiku, begitu berat dan sulit yang harus aku jalani. " Cerita yg selalu kutorehkan ini pada sahabatku yg bernama Sisil, ia sahabat satu-satunya yang mampu menedngarkanku cerita semua tentang Dhika, mungkin tak habis-habisnya setiap cerita selalu saja Dhika, Ddika dan lagi lagi Dika. Tapi dia tak pernahmengeluh dan bosan mendengarkan curhatanku itu.
" itulah sahabat, dimana disaat kita merasa sepi, kelak sahabat kan selalu ada menemani kita.
Setelah kami berdua putus, aku percaya kelak jika tuhan masih mengijinkan kita bertemu. " Izinkanlah aku bertemu dengan senyumanmu yg dulu yang pernah kau berikan itu padaku" Doa yg amat aku harapkan bisa terwujud.."
" LUPAKAN MASALALU "
Itu salah satu penyemangat awal hari-hariku kini, selembar kertas yang berukuran kecil, namun ku buat huruf itu berukuran besar yang bertuliskan " LUPAKAN MASALALU" ku tempel kertas itu di depan pintu kamarku, agar aku selalu ingat kalau masalalu itu membuat sakit dan tak seharusnya aku kenang kembali.
Kau buatku hancur saat kau bilang kau sudah menemukan penggantiku, pesan yang cukup singkat, dan begitu menyakitkan batinku.
" Apa kau masih bisa menjaga perasaanku...?" mengapa kau bilang sperti itu Dhika....
sungguh tega rupanya.." ucapku kesal dan sesak"
" Mungkin kau bahagia, tapi tak begitu dengan aku.
Aku tak bisa lagi berharap lebih, karna harapan yang kau berikan itu hanyalah PALSU dan tak berarti apa-apa buat aku.
"PENANTIANKU" cukup sudah kata itu harus musnah. Aku ingin bahagia walau tak dengan kamu.
Aku di sini kan selalu berusaha tegar menjalani hari-hariku, aku kan selalu berusaha tersenyum agar kau bisa bahagia bersama kekasihmu yang baru. Walaupun dia telah memilikimu, kisahku dan dia dulu takkan pernah kulupa, dia kan tetap ada dihatiku, percayalah dengan sisa kesedihanku ini.
" Semoga wanita yang kau cintai yang kini menjadi bagian yang amat berarti bagi dirimu bisa merasakan kebahagiaan yang pernah aku raskan dulu bersamamu, sayangi dia dan kasihi dia,Seperti aku menyayangimu yg tak pernah mati.
Kelak suatu saat nanti cintamu abadi selamanya bersama dia, aku ingin melihat kau dengannya tersenyum kepadaku, walaupun sebenarna hatiku menyembunyikan senyuman itu.
Kumasih dapat bertahan hingga kelak kau mengerti bahwa aku memang mencintaimu. Aku memang menyayangi, tapi aku tak rela tersakiti olehmu saat ini, esok dan sampai kapanpun.
Semoga kau bahagia bersama kekasihmu....
tetapi cinta ini takkan pernah mati walau kau bersamanya.. :)
suara hujan yang beigtu indah, namun suasana hatiku tak seindah suara hujan itu.
Dikha, mengapa kau tak ada disini menemaniku...? apa kau tak peduli padaku..
"sempat ku berpikir sperti itu. Entah kenapa perasaan ini selalu saja tiba-tiba mengingatkaku pada dirinya.
Mungkin aku terlalu merindukanmu..itu yang aku rasa.
"Aku teringat saat pertama kali mengenal Dhika, tanpa sengaja ataukah mungkin sudah takdir...? "Entahlah"
tiba-tiba saja aku begitu akrab dengan sosok dika yg supel...ya, mungkin bisa dibilang nyaman.
Mungkin sederhana kataku menggambarkan sosok dirimu.Aku tak mau mendambakanmu melebihi batas perasaanku, karna rasa sakit hati itu pasti akan muncul suatu saat kelak nanti apabila kau hancurkan perasaan ini yang mudah terluka.
kau pernah menjadi miliku, tapi itu dulu. Dulu saat aku memendam rasa untukmu.
Namun kini, aku hanya sebatas masalalumu yang mungkin kau lupakan.
" Pertemuan itu begitu singkat" , Namun Dhika mampu membuatku bahagia berada disinya.
Dn terlalu naif bila kini aku harus menyesal karena mengenalnya. Karena dia aku dapat merasakan hal terindah, walaupun hanya sekejap.
"Seharusnya aku tak pernah hadir didalam kehidupamu. Bila akhirnya luka ini yang kurasa.
Andai saja kusadari dari awal, andai saja ku lebih mengerti ucapan sahabatku, andai saja aku tidak jatuh hati pada Dhika, Dhika dan Dhika. Orang yang kucintai dan selalu ada dalam hatiku walau hati ini terasa perih, kudapat mengerti tak ada gunanya kubertahan di sisimu, karena ternyata kau lebih menginginkan Rara mengisi hari-harimu. Aku di sini yang begitu tulus mencintaimu dan aku yang selalu berusaha ntuk mengerti dirimu kan selalu menanti dan menata hati lagi hingga bayanganmu pergi hingga tak ada lagi luka kurasa, hingga tak ada lagi kecewa yang terasa.
" Pernah kau menghilang dari hari-hariku, namun kau kembali memberiku harapan yang tak pasti, kau coba buat diriku jatuh cinta padamu lagi. Setelah kau mencoba menyakitiku. "Aku rasa itu berhasil saat aku mampu melupakanmu setelah kepergianmu. Setelah sekian lama aku tak jumpa dengan Dhika mampu membuatku lupa akan dirimu...tetapi bayangannya yg selalu menghampiriku disetiap mimpiku.
" Setahun sudah aku lalui hari-hariku tanpamu, pernah aku mencoba membuka hatiku kepada orang lain. Namun, hatiku tak mampu bertahan atas dirimu yang tak lagi denganku. "Hatiku selalu saja tertutup rapat untuk membuka lembaran baru dan menerima sosok orang lain memilikiku, begitu berat dan sulit yang harus aku jalani. " Cerita yg selalu kutorehkan ini pada sahabatku yg bernama Sisil, ia sahabat satu-satunya yang mampu menedngarkanku cerita semua tentang Dhika, mungkin tak habis-habisnya setiap cerita selalu saja Dhika, Ddika dan lagi lagi Dika. Tapi dia tak pernahmengeluh dan bosan mendengarkan curhatanku itu.
" itulah sahabat, dimana disaat kita merasa sepi, kelak sahabat kan selalu ada menemani kita.
Setelah kami berdua putus, aku percaya kelak jika tuhan masih mengijinkan kita bertemu. " Izinkanlah aku bertemu dengan senyumanmu yg dulu yang pernah kau berikan itu padaku" Doa yg amat aku harapkan bisa terwujud.."
" LUPAKAN MASALALU "
Itu salah satu penyemangat awal hari-hariku kini, selembar kertas yang berukuran kecil, namun ku buat huruf itu berukuran besar yang bertuliskan " LUPAKAN MASALALU" ku tempel kertas itu di depan pintu kamarku, agar aku selalu ingat kalau masalalu itu membuat sakit dan tak seharusnya aku kenang kembali.
Kau buatku hancur saat kau bilang kau sudah menemukan penggantiku, pesan yang cukup singkat, dan begitu menyakitkan batinku.
" Apa kau masih bisa menjaga perasaanku...?" mengapa kau bilang sperti itu Dhika....
sungguh tega rupanya.." ucapku kesal dan sesak"
" Mungkin kau bahagia, tapi tak begitu dengan aku.
Aku tak bisa lagi berharap lebih, karna harapan yang kau berikan itu hanyalah PALSU dan tak berarti apa-apa buat aku.
"PENANTIANKU" cukup sudah kata itu harus musnah. Aku ingin bahagia walau tak dengan kamu.
Aku di sini kan selalu berusaha tegar menjalani hari-hariku, aku kan selalu berusaha tersenyum agar kau bisa bahagia bersama kekasihmu yang baru. Walaupun dia telah memilikimu, kisahku dan dia dulu takkan pernah kulupa, dia kan tetap ada dihatiku, percayalah dengan sisa kesedihanku ini.
" Semoga wanita yang kau cintai yang kini menjadi bagian yang amat berarti bagi dirimu bisa merasakan kebahagiaan yang pernah aku raskan dulu bersamamu, sayangi dia dan kasihi dia,Seperti aku menyayangimu yg tak pernah mati.
Kelak suatu saat nanti cintamu abadi selamanya bersama dia, aku ingin melihat kau dengannya tersenyum kepadaku, walaupun sebenarna hatiku menyembunyikan senyuman itu.
Kumasih dapat bertahan hingga kelak kau mengerti bahwa aku memang mencintaimu. Aku memang menyayangi, tapi aku tak rela tersakiti olehmu saat ini, esok dan sampai kapanpun.
Semoga kau bahagia bersama kekasihmu....
tetapi cinta ini takkan pernah mati walau kau bersamanya.. :)
Rabu, 05 Oktober 2011
*Kenal lebih dekat Song Sam Dong “Dream High”
Bagi yang sudah atau sementara nonton drama korea “dream high”, pasti sudah tahu kan siapa aja tokoh-tokohnya. Ada Go Hye Mi, IU, Woo young, Yun Baek Hee, Kang Si Hyuk, dan Song Sam Dong tentunyaa ..
Diantara keenam pemeran utama Dream High, yang paling kusuka adalah Song Sam Dong, Go Hye Mi juga. Tapi kali ini, aku hanya akan membahas tentang Song Sam Dong.

Song Sam Dong adalah salah satu dari ketiga siswa Kirin yang direkrut khusus oleh Direktur Kirin Art School. Song Sam Dong berasal dari desa (lupa nama desanya). Ia tinggal bersama ibunya. Song Sam Dong bersedia datang ke Seoul berkat usaha Go Hye Mi yang datang secara langsung membujuk Song Sam Dong ke Seoul. Restu ibu yang sangat dicintainya pun semakin mempermantap keinginannya ke Seoul dan bersekolah di Kirin.

Sejak pertama kali Song Sam Dong bertemu dengan Go Hye Mi, Sam Dong mulai menyukainya. Walaupun Go Hye Mi tidak menyambut baik perasaan Sam Dong, tapi Sam Dong tetap menyukai Hye Mi, bahkan selalu melindungi Hye Mi.
Song Sam Dong adalah sosok yang lugu dan polos namun sangat berbakat. Aku kagum dengan acting dan suara actor yang satu ini. Walaupun ia tidak berasal dari dunia tarik suara seperti rekan-rekannya yang lain yang juga pemeran utama dalam dream high tapi menurutku suaranya bagus banget. Mau kenal lebih dekat dengan Song Sam Dong alias Kim Soo Hyun. Check this out.

Profile
Nama : Kim Soo Hyun
Profession: Actor
Birthdate: 1988-Feb-16
Height: 180cm
Weight: 65kg
Star sign: Aquarius
Family : Mother
Study : Joongang University, Acting major (2009)
Hobby : Singing, photographs
Religious : Christiany
TV Shows
* Dream High (KBS2, 2011)
* Giant (SBS, 2010)
* Father’s House (SBS, 2009)
* Will it Snow at Christmas? (SBS, 2009)
* Jungle Fish (KBS2, 2008)
* Kimchi Cheese Smile (MBC, 2007)
Recognitions
* 2010 SBS Drama Awards: New Star Award (Giant)

Kim Soo Hyun merupakan anak tunggal dikeluarganya. Soo Hyun kecil adalah sosok yang pendiam meski berada di rumahnya sendiri. Oleh karena itu, Ibu Soo Hyun memasukkan Soo Hyun ke sekolah teater dengan harapan sikap Soo Hyun berubah, tidak pasif lagi. Saat masih duduk di bangku SMP, Soo Hyun pernah bekerja sambilan di sebuah restoran cepat saji. Namun, baru tiga hari bekerja Soo Hyun dipecat karena dia sering terlambat pulang sekolah. Meskipun demikian, dia tetap mendapatkan gaji setelah bekerja selama tiga hari. Soo Hyun sangat senang. Ia lalu membeli sepasang kaus kaki untuk ibunya dari gajinya itu. Ada pepatah tua di Korea, konon gaji atau upah pertama itu digunakan untuk membeli kaus kaki untuk orang tua. (Hmm .. gak ada yang lain selain kaus kaki tuh ?? )
Saat sekolah, Soo Hyun juga pernah mencoba mendaki gunung, bahkan ikut kompetisi tapi sayangnya dia gagal. Dia juga pernah belajar menyelam. Soo Hyun kayaknya senang mencoba hal-hal baru. Kalau lagi di rumah, dia terpikir untuk belajar menulis dan menonton film. Dengar-dengar sih sekarang Soo Hyun sedang menekuni bidang fotografi.
Kayaknya oppa yang satu ini gak bisa diam. Ada-ada saja yang ingin dia lakukan.
Diantara keenam pemeran utama Dream High, yang paling kusuka adalah Song Sam Dong, Go Hye Mi juga. Tapi kali ini, aku hanya akan membahas tentang Song Sam Dong.
Song Sam Dong adalah salah satu dari ketiga siswa Kirin yang direkrut khusus oleh Direktur Kirin Art School. Song Sam Dong berasal dari desa (lupa nama desanya). Ia tinggal bersama ibunya. Song Sam Dong bersedia datang ke Seoul berkat usaha Go Hye Mi yang datang secara langsung membujuk Song Sam Dong ke Seoul. Restu ibu yang sangat dicintainya pun semakin mempermantap keinginannya ke Seoul dan bersekolah di Kirin.
Sejak pertama kali Song Sam Dong bertemu dengan Go Hye Mi, Sam Dong mulai menyukainya. Walaupun Go Hye Mi tidak menyambut baik perasaan Sam Dong, tapi Sam Dong tetap menyukai Hye Mi, bahkan selalu melindungi Hye Mi.
Song Sam Dong adalah sosok yang lugu dan polos namun sangat berbakat. Aku kagum dengan acting dan suara actor yang satu ini. Walaupun ia tidak berasal dari dunia tarik suara seperti rekan-rekannya yang lain yang juga pemeran utama dalam dream high tapi menurutku suaranya bagus banget. Mau kenal lebih dekat dengan Song Sam Dong alias Kim Soo Hyun. Check this out.
Profile
Nama : Kim Soo Hyun
Profession: Actor
Birthdate: 1988-Feb-16
Height: 180cm
Weight: 65kg
Star sign: Aquarius
Family : Mother
Study : Joongang University, Acting major (2009)
Hobby : Singing, photographs
Religious : Christiany
TV Shows
* Dream High (KBS2, 2011)
* Giant (SBS, 2010)
* Father’s House (SBS, 2009)
* Will it Snow at Christmas? (SBS, 2009)
* Jungle Fish (KBS2, 2008)
* Kimchi Cheese Smile (MBC, 2007)
Recognitions
* 2010 SBS Drama Awards: New Star Award (Giant)
Kim Soo Hyun merupakan anak tunggal dikeluarganya. Soo Hyun kecil adalah sosok yang pendiam meski berada di rumahnya sendiri. Oleh karena itu, Ibu Soo Hyun memasukkan Soo Hyun ke sekolah teater dengan harapan sikap Soo Hyun berubah, tidak pasif lagi. Saat masih duduk di bangku SMP, Soo Hyun pernah bekerja sambilan di sebuah restoran cepat saji. Namun, baru tiga hari bekerja Soo Hyun dipecat karena dia sering terlambat pulang sekolah. Meskipun demikian, dia tetap mendapatkan gaji setelah bekerja selama tiga hari. Soo Hyun sangat senang. Ia lalu membeli sepasang kaus kaki untuk ibunya dari gajinya itu. Ada pepatah tua di Korea, konon gaji atau upah pertama itu digunakan untuk membeli kaus kaki untuk orang tua. (Hmm .. gak ada yang lain selain kaus kaki tuh ?? )
Saat sekolah, Soo Hyun juga pernah mencoba mendaki gunung, bahkan ikut kompetisi tapi sayangnya dia gagal. Dia juga pernah belajar menyelam. Soo Hyun kayaknya senang mencoba hal-hal baru. Kalau lagi di rumah, dia terpikir untuk belajar menulis dan menonton film. Dengar-dengar sih sekarang Soo Hyun sedang menekuni bidang fotografi.
Kayaknya oppa yang satu ini gak bisa diam. Ada-ada saja yang ingin dia lakukan.
Langganan:
Postingan (Atom)

